Aku diajarkan oleh almarhum ayahku bahwa ketika kita menginjak usia 40 tahun kita harusnya tidak lagi belajar untuk hidup, bila kita sudah mencapai usia itu kita harus belajar untuk mati. Untuk mati ?? Ya untuk mati, karena kematian adalah hal yg pasti bagi yg hidup, semua yg hidup pasti akan mengalami kematian, itu pasti. Sehingga bila saat itu tiba kamu akan siap menghadapinya.
Memang terdengar agak aneh disaat aku belum mampu memahami kehidupan, perlahan pemahaman itu telah menjadi sebuah kebenaran bagiku. ada yang menarik ketika beliau cerita tentang kematian, beliau menganalogikan hidup itu seperti nyala sebuah lentera, ketika lentera itu padam itulah kematian. semua yg terjadi didunia ini tidak terjadi begitu saja, mereka terikat akan hukum sebab akibat, bahwa semua akibat itu terjadi karena sebab, termasuk juga kematian. beliau bilang Lentera itu akan padam karena beberapa hal, dia padam karena sumbunya habis terbakar, dia padam karena minyaknya yang telah habis, dia padam karena sumbu beserta minyaknya habis secara bersamaan, dan dia juga bisa padam kerena tertiup angin.
Ada baiknya kamu belajar tentang kematian serta belajar bagaimana menghadapi kematian untuk yg ditinggalkan tidaklah mengalami sedih yg memilukan.
Komentar