Anak-ku….
Sepantasnyalah engkau meragukan tentang kebenaran nasehatku..
Karena semua yang kukatakan adalah semua yang ku alami dan belum tentu kau alami juga.
Sekarang lihatlah dirimu..
Janganlah engkau terpaku pada catatan dan tradisi atau informasi dari orang lain
Jangan pula terdoktrin oleh teks religius
Tidak juga oleh Logika maupun kesimpulan belaka
Jangan pula engkau terjebak dalam pertimbangan fisik atau luarnya saja
Tidak juga oleh pendapat spekulatif yang menyenangkan hatimu saja
Atau kemungkinan yang terlihatan oleh imajinisi dan gagasanmu saja..
Namun…Apabila nasehat itu bermanfaat baik untukmu… terima dan ikutilah….
Kebenaran itu Seperti yang aku ceritakan saat ini…
Bila suatu saat engkau melihat burung terkapar tak berdaya..
Segera tolonglah ….agar ia dapat selamat..
Tak perlu engkau mencari tau dulu jawaban tentang apa atau siapa yang menyebabkan ia terkapar untuk menolongnya..
Karena kemungkina sang burung telah mati sebelum engkau menemukan jawaban atas penyebab itu… begitu juga tentang kebenaran…
Anak-ku…
Jangan lah engkau ragu dengan apa yang engkau yakini pada saat orang lain meragukan keyakinanmu
Karena sebenarnya mereka berusaha mencari jawaban atas pertanyaan yang tak terjawab dalam dirinya..
Doakanlah mereka…
Semoga mendapatkan jawaban sebelum ajal tiba…
Karena kalau tidak.. mereka akan tetap terikat oleh dukha atas pertanyaan yang tak terjawab.
Sepantasnyalah engkau meragukan tentang kebenaran nasehatku..
Karena semua yang kukatakan adalah semua yang ku alami dan belum tentu kau alami juga.
Sekarang lihatlah dirimu..
Janganlah engkau terpaku pada catatan dan tradisi atau informasi dari orang lain
Jangan pula terdoktrin oleh teks religius
Tidak juga oleh Logika maupun kesimpulan belaka
Jangan pula engkau terjebak dalam pertimbangan fisik atau luarnya saja
Tidak juga oleh pendapat spekulatif yang menyenangkan hatimu saja
Atau kemungkinan yang terlihatan oleh imajinisi dan gagasanmu saja..
Namun…Apabila nasehat itu bermanfaat baik untukmu… terima dan ikutilah….
Kebenaran itu Seperti yang aku ceritakan saat ini…
Bila suatu saat engkau melihat burung terkapar tak berdaya..
Segera tolonglah ….agar ia dapat selamat..
Tak perlu engkau mencari tau dulu jawaban tentang apa atau siapa yang menyebabkan ia terkapar untuk menolongnya..
Karena kemungkina sang burung telah mati sebelum engkau menemukan jawaban atas penyebab itu… begitu juga tentang kebenaran…
Anak-ku…
Jangan lah engkau ragu dengan apa yang engkau yakini pada saat orang lain meragukan keyakinanmu
Karena sebenarnya mereka berusaha mencari jawaban atas pertanyaan yang tak terjawab dalam dirinya..
Doakanlah mereka…
Semoga mendapatkan jawaban sebelum ajal tiba…
Karena kalau tidak.. mereka akan tetap terikat oleh dukha atas pertanyaan yang tak terjawab.
Komentar