Radio sebuah kata yang sangat lekat dalam kehidupanku, hampir separuh hidupku aku dedikasikan pada industri ini. Mengawali karier sebagi penyiar hingga Programe Director di HOT FM Bali sebuah radio keluarga ditahun 90-an lalu hijrah ke Radio AR sebuah radio dengan format dangdut di Bali, kemudian mengelola sebuah radio dengan multipel segment di Lombok-NTB yaitu RIPER FM yang kemudian radio kecil ini berkembang menjadi 3 radio lagi yaitu ELKOGA Radio Bali dengan segment Female, Radio RASESA di Sumbawa NTB, dan juga radio SUTAREMAJA yang menjadi Bandar dangdut NTB. Perjalanan ku belum berhenti disitu aku mengalami kejenuhan lalu memutuskan keluar dari RIPER group dengan membuka sebuah usaha bersama saudara di sektor pariwisata yaitu Markliner sebuah usaha jasa semacam travel agent. rupanya perjalanan karierku sebelumnya telah membuat DNA ku berubah menjadi DNA radio, begitu datang tawaran untuk membimbing pewaris radio untuk memahami bisnis radio secara baik aku mendapat tantangan baru lagi yaitu kalau sebelumnya menjadi praktisi kini sebagai pembimbing dan aku merasa bahwa pariwisata bukanlah bidang yang aku sukai, perasaan sama yang aku alami saat dulu aku memilih menjadi penyiar ketimbang menjadi direktur perusahaan ayahku yaitu kontraktor.
Mungkin aku telah terlahir menjadi orang radio.....
Entahlah...
yang jelas aku menyukai industri ini dan akan terus berkarya untuk radio...
Mungkin aku telah terlahir menjadi orang radio.....
Entahlah...
yang jelas aku menyukai industri ini dan akan terus berkarya untuk radio...
Komentar